Gempor ke Baduy

Oke, ini ceritanya masih anget-anget soalnya baru aja kemarin (25-27 Desember 2016) gue dan salah satu temen gue, nekat berangkat ke Baduy tanpa opentrip. Biasalah prinsip ayamngegembel kayak gue, kagak greget kalo ikutan trip yaudah modal nekat ajaaaah seperti biasanyaaah~

Pagi-pagi drama dimulai dari mas-mbak pada telat bangun, karena kita semalam udah………googling kalau mau naik kereta Rangkas Jaya itu harus ke Tanah Abang dulu. Jam 7 kita baru berangkat dari kosan gue yang berlokasi di pelosok Tangerang, sedangkan kereta Rangkas Jaya berangkat pukul 8. Panik gak lo? Tapi dengan insting gue, akhirnya kami memutuskan berangkat ke Stasiun Serpong aja karena desas-desus keretanya berhenti di sana. Kalau bisa ke Serpong, ngapain jauh-jauh ke Tanah Abang YEGAAAAAK????

Akhirnya sampe Stasiun Serpong……..JAM 8! Dan tanya sana-sini, ternyata ada kereta ke Rangkasbitung jam 8.26! Alhamdulillah, gue sama Lukman langsung cengengesan berasa dapet durian runtuh~

Setelah ngantri panjang, akhirnya kami mendapatkan tiket seharga……….lima rebu perak saudara-saudara~ murah binggo kan ya cyiiin~ YAK CATAT. TERSEDIA KERETA DARI SERPONG KE RANGKAS BITUNG, PUKUL 8.26, DENGAN TARIF GOCENG!

Btw, dalem keretanya ya kayak kereta ekonomi biasa, beda sama KRD Padalarang-Bandung-Cicalengka. Ber AC dan tersedia colokan listrik kalau yang duduk deket jendela. Lumayan, buat ngisi energi setelah didiemin doi sebulan kan?

Perjalanan ditempuh kurang lebih satu jam dan setelah itu kami resmi menginjak Rangkasbitung yang masuk ke wilayah pemerintahan Kabupaten Lebak! HOYE!

Oke sebagai intermezzo, ada beberapa tips bawaan apa aja yang lo siapkan sebelum packing-packing ke Baduy, khususnya Baduy Dalam :

  • Ikan Asin. Menurut beberapa tulisan yang gue baca, orang Baduy itu demen kalau dioleh-olehin ikan asin. Katanya karena murah dan tahan lama, kan mereka ga punya kulkas, jadi makanan ini biasa jadi andalan mereka.
  • Sembako. Beras, minyak goreng, teh celup, saos sambel, telur, daging wagyu, telor godzilla, dkk. YA POKOKNYA STANDAR MASING-MASING LAH YA. Tapi intinya usahakan bawa sembako sendiri, secukupnya jangan berlebihan tapi lebihin dikit buat mereka. Ga perlu juga bawa beras satu sak kecuali lo kuat ngangkatnya dan mau bagi-bagi ke orang sekampung. Menurut gue, lokasi Baduy Dalam yang jauuuuh itu dengan kita bawa ‘oleh-oleh’ sembako itu mereka bakal seneng banget. :”””). Apalagi bawa bawang atau rempah yang sulit ditemukan di dalam, pasti bakal appreciate banget mereka mah insya Allah..
  • Permen, setidaknya satu plastik. Dari dulu, gue diajarin sama temen-temen, cara pedekate ke anak kecil itu bawa permen.
  • Senter. Ini sih buat diri lo sendiri, karena Baduy itu ga ada listrik, jadi kalau tengah malem lo kebelet, bisa ke sungai tanpa gelap-gelapan gitu kan bahaya yak,…
  • Sendal gunung. Menurut gue, karena kondisi jalan yang berlumpur basah licin dan curam, ada baiknya lo pake sendal gunung. Bukan sendal jepit atau sepatu gunung karena yang satu bikin lo lecet satunya lagi malah kotor dan basah gak jelas, jadi repot lah.
  • Hiking pole. Bukan striptease pole ya *HASTAGA SI NISA UDAH NGERTI GINIAN*. Tapi kalo males bawa gpp, kalau lo gatau malu kayak gue minta bikinin tongkat aja ke akang-akang di sana. Kali aja kan bisa berubah jadi uler.
  • Kompas Kiblat. Buat temen-temen muslim, jujur aja, ini akan memudahkan ibadah kalian. Percayalah, karena sebagian besar warga Baduy adalah penganut kepercayaan Sunda Wiwitan, sehingga ini mungkin wajib bawa bagi kalian yang ingin tetap menjalankan kewajiban shalat lima waktu *pake mukena* *ALHAMDULILLAH GUE BISA NULIS FAEDAH DIKIT GUSTI*. Ini juga bisa membantu kalian ketika amit-amit tersesat di hutan maupun hubungan yang salah. OK….yang terakhir serem banget sih 😦
  • Powerbank/mini solar panel. Untuk kalian yang gak bisa lepas dari gadget, karena di Baduy nggak tersedia listrik.

LAH INI MAH BUKAN INTERMEZZO. YAK MARI LANJUTKAN.

Karena berhubung gue dan Lukman gak pake trip, maka gue tanya-tanya dulu temen-temen gue yang pernah ke sana, salah satunya Putri.

Setelah sampai di haribaan yang Maha Kuasa  Stasiun Rangkasbitung, maka apa yang harus kalian lakukan? TANYA SATPAM AJE.

Engga deng…

Kalian bisa nyari angkot tujuan Terminal Aweh dengan tarif lima ribu juga, terus sampai sana, bisa lanjutin perjalanan pake elep atau minibus tujuan Ciboleger.

48268

Yak kurang lebih kayak gini kondisi minibusnya, dan selalu nunggu sampai penumpang penuuuuh banget baru berangkat. Kalau yang biasa mabok khamr darat, bisa siap-siap keresek, duduk deket jendela, dan minyak untuk meminimalisir eneg di perut.  Tapi kalau kalian biasa mabok darat dan penyuka serial Living Dangerously, ada baiknya nikmatin perjalanan sambil baca buku dengan kepala nunduk, dijamin muntah soalnya jalan ke Ciboleger itu deg-deg ser~ penuh tanjakan dan kelokan, untung aja gak ada kenangan mantan heheheu udah muntah bisa sedih 😦 lagi itu mah kalo diinget pokoknya :(.

Apa tanda-tanda lo nyampe Ciboleger?

Di sana mamang sopirnya bakal bilang, “TOS DUGI DI CIBOLEGER YEU” dan mobilnya berhenti. Hehhee engga deng.

Maka anda akan menemukan tugu ini…

dsc_4198

Yak. Setelah sampai di Ciboleger kami disambut kenalan kami, Kang Mul yang ada di sebelah kanan foto di atas.

Karena gue dan Lukman sampe Ciboleger itu Dzuhur, maka kami memutuskan untuk singgah di Baduy Luar semalam, dan keesokan harinya melanjutkan perjalanan ke Baduy Dalam. Kampung yang kami singgahi adalah Cicampaka dengan perjalanan kurang lebih 30 menit. Tepatnya di rumah Kang Mul.

48269

Suasana kampung saat hujan, bawaan gue pengen goleran di teras sambil dengerin lagu Desember-nya Efek Rumah Kaca terus menerawang ke langit, mencari faedah hidup selama 21 tahun. Mantap soul.

48270

Teteh-teteh mencari kasih sayang, eh kutu.~ deket banget yaaa~

48238

Dedek-dedek Baduy Dalam yang strong.

Keesokan harinya, setelah menginap semalam di rumahnya Kang Mul yang sangat inspiratif karena menjadi nominator di Liputan 6 Awards, maka kami melanjutkan perjalanan ke Baduy Dalam….jam 7 pagi. Kami berusaha sepagi mungkin biar ena…….EH BIAR GAK KESOREAN dan menghindari hujan. Ada baiknya gue menghindari hujan daripada dihindari dosen pembimbing skripsi, karena berabe.

48239

Pagi-pagi udah siap banget….

Oh iya kami berangkat sepagi mungkin karena waktu tempuh yang tidak terprediksi. Bisa sampai 6 jam, kalau keburu gelap, gak mau juga kan di hutan gitu…

Baru beberapa ratus meter jalan, gue udah membatin………..naudzubillah mindzalik. Karena trek yang berlumpur. Kalau dilewatin motor matic pasti ancur, untungnya di sana gak ada, dan kami memutuskan untuk memakai jurus backpacker nomor 101 yaitu…….LIVE LIKE A LOCALS : NYEKER!

Selain trek berbatu, ada yang harus kalian siapkan yaitu berpakaian nyaman dan JANGAN PAKE JEANS. Karena bakal lewatin sungai gitu, berasa jadi kera sakti untuk mencari kitab suci dan kanzo hattori untuk menyelamatkan kenichi mitsuba terus nyanyi nyanyi mendaki gunung lewati lembah sungai mengalir indah ke samudera~

48272

Beruntung, karena kami sok-sokan dan nyari mati beda tipis gak pake guide, kami ketemu akang-akang Baduy Dalam yang ngajakin bareng dan membantu kami selama perjalanan biar gak nyasar. Serem gak luh kalau gak sampe ketemu mereka nasib gue gimana :”)))

48242

Kang Sapri, Sarta, dan Sayuti.

Mantap.

4827348241

Trek berlumpur, berbatu, dan licin siap menyambut kehadiran kalian~ selamat datang~

48240

yha.

Dan beruntung, malam itu kami nginap di rumah Kang Sarta yang baik hati. Alhamdulillaaaah. Tapi satu, kami gak berani foto-foto di Baduy Dalam karena memang dilarang.

48237

Nuhun Kang Sartaaaa~

PS : Foto dilakukan di Baduy Luar.

48274

Jalan berlumpur kayak gini…..wassalamualaikum

Catat : elep/minibus ke Rangkasbitung terakhir dari Ciboleger jam 12 siang. Jadi kalau mau balik dari Baduy Dalam, harus pagi juga biar gak ketinggalan

Oksiptengkyu

Yak karena kebiasaan gue kalau ngepost blog begini, alias kentang.

Maka gue undur diri dari hadapan anda…………

Salam kecups,

Vannisa Rindita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s